PPM ZIIS, Banyumas – Kabar bahagia menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Modern ZIIS (Zuhri Islamic International Boarding School). Pasalnya, tiga santri terbaiknya secara resmi dinyatakan lolos seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur UTBK-SNBT 2026.
Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah baru sekaligus bukti bahwa kurikulum terpadu di PPM ZIIS mampu mengantarkan santri bersaing di level nasional pada berbagai rumpun ilmu, mulai dari seni hingga sains murni.
Berikut adalah para santri kebanggaan ZIIS yang telah diterima di universitas impian mereka:
Nizar Atia’an Brilian
Program Studi: S1 Seni Rupa
Kampus: Universitas Sebelas Maret (UNS)
Adhwa Mustika Huwaida
Program Studi: S1 Fisika
Kampus: Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED)
Qiptia Mafiza Alkhansa
Program Studi: S1 Kimia
Kampus: Universitas Negeri Malang (UM)
Capaian membanggakan ini bukanlah sebuah kebetulan. Hasil ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin dalam belajar, serta kekuatan doa yang senantiasa dipanjatkan di lingkungan pesantren.
Prinsip "Man jadda wajada" (Siapa yang bersungguh-sungguh akan mendapatkan hasilnya) benar-benar terimplementasi dalam perjalanan akademik para santri. PPM ZIIS berkomitmen untuk tidak hanya membekali santri dengan pemahaman agama yang mendalam, tetapi juga kompetensi akademik yang kuat untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
Pihak manajemen Pondok Pesantren Modern ZIIS berharap ilmu yang akan didapatkan para santri di bangku perkuliahan dapat memberikan keberkahan dan manfaat yang luas.
"Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi adik-adik kelas untuk terus berprestasi dan menjadi langkah awal bagi para alumni untuk memberikan kontribusi terbaik bagi umat dan bangsa."
Kami mengucapkan selamat berjuang di dunia kampus kepada ananda Nizar, Adhwa, dan Qiptia. Teruslah melangkah, menginspirasi, dan tetap menjaga nilai-nilai kesantrian di mana pun berada.
Tags: PPM ZIIS, Kelulusan SNBT 2026, Santri Lolos PTN, Universitas Sebelas Maret, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Negeri Malang, Pendidikan Pesantren.
Komentar (0)
Tinggalkan komentar