Yogyakarta – Kabar membanggakan datang dari arena olahraga beladiri. Pondok Pesantren Modern ZIIS (Zainuddin Integrated Islamic School) kembali membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang unggul tidak hanya dalam aspek akademik dan keagamaan, tetapi juga dalam bidang non-akademik, khususnya pencak silat.
Prestasi gemilang ini diraih dalam ajang bergengsi Tapak Suci National Championship VII UMY 2025 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Para santri ZIIS berhasil menyabet total 14 medali, sebuah capaian luar biasa yang mengukuhkan dominasi mereka di tingkat nasional.
Kesuksesan ini bukanlah hasil instan. Hal ini merupakan buah dari program pembinaan berkelanjutan yang ketat, kedisiplinan tinggi, serta semangat juang yang tak pernah padam dari para santri. Pondok Pesantren Modern ZIIS memandang pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan fisik, menjadikannya kunci lahirnya generasi santri yang tangguh.
Salah satu momen paling membanggakan adalah perolehan gelar Pesilat Terbaik Putra Pra Remaja yang diraih oleh Harlian Anugrah, selain juga berhasil membawa pulang Medali Emas. Gelar ini membuktikan bahwa kualitas teknik dan mentalitas bertanding santri ZIIS berada di level teratas kompetisi nasional.
Pencapaian medali yang komprehensif ini menegaskan bahwa setiap santri yang berkompetisi telah berjuang keras dan pantas mendapatkan apresiasi tertinggi atas dedikasi mereka dalam memajukan seni bela diri warisan budaya Indonesia.
Pondok Pesantren Modern ZIIS berhasil mengumpulkan 2 Medali Emas, 3 Medali Perak, dan 9 Medali Perunggu. Berikut adalah rincian lengkap para pahlawan yang mengharumkan nama pondok:
Pihak Pondok Pesantren Modern ZIIS menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas seluruh pencapaian ini. Keberhasilan 14 santri di Tapak Suci National Championship VII UMY 2025 ini diharapkan menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus berprestasi di berbagai bidang. Prestasi ini juga menjadi penekanan bahwa pendidikan pondok tidak membatasi ruang gerak santri untuk menjadi unggul di ranah publik dan kompetisi bergengsi.
“Semoga prestasi ini menjadi wasilah lahirnya generasi santri yang tangguh, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing yang tinggi di era globalisasi,” tutur salah satu perwakilan pondok.
Apresiasi setinggi-tingginya juga disampaikan kepada para pelatih, pendamping, serta seluruh pihak yang senantiasa membersamai proses pembinaan santri. Dedikasi tim pengajar dan pendukung adalah faktor krusial di balik gemilangnya prestasi Pondok Pesantren Modern ZIIS di kancah nasional.
Komentar (0)
Tinggalkan komentar